Jumat, 01 November 2013

C B I S (Computer Based Information System)

CBIS adalah computer based information system atau sistem informasi berbasis komputer yang merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kemdali serta visualisasi dan analisis. Pada prakteknya sistem informasi dapat berjalan dengan baik jika dibantu oleh komputer. sistem informasi yang akurat dan efektif,  selalu berhunungan dengan istilah "computer based" atau pengolahan informasi berbasis komputer. CBIS ini digunakan agar perusahaan diharapkan dapat bersaing dengan perusahaan di era globalisasi ini.

Contoh kasus pada jasa pengiriman barang pos Indonesia dengan JNE. Pos Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang layanan pos. Bentuk usaha Pos Indonesia ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 5 tahun 1995. Dalam melaksanakan tugasnya pos Indonesia membagi wilayah Indonesia menjadi 11 divisi regional. Pembagian divisi ini mencakup seluruh wilayah di Indonesia. Dalam segi biaya pengiriman barang/paket pos Indonesia paling murah diantara jasa pengiriman barang yang mulai menjamur di negara ini. Untuk service area pun pos Indonesia sudah tidak diragukan dapat menjangkau sampai pelosok negeri. Customer servicenya pun responsif, namun untuk data tracking dan nomor resi tidak segera di up date di web milik pos. Untuk sekarang pos Indonesia masih terus meningkatkan kualitas dan kuantitas untuk dapat bersaing dengan jasa pengiriman barang lainnya.

Lain pos Indonesia, lain pula JNE. JNE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman logistik yang bermaskas di Jakarta. Nama resminya adalah TIKI Jalur Nugraha Ekakurir. Didirikan pada tanggal 26 november 1990 oleh Suprapto Suparno, perusahaan ini dirintis oleh sebuah divisi dari PT Citra van Titipak Kilat (TiKi) yang bergerak dalam jasa pengiriman barang International. Harga yang ditawarkan oleh JNE cenderung lebih mahal dibandingkan dengan pos Indonesia. Namun barang yang diantar cepat dan lancar. JNE menawarkan pengiriman kilat bernama JNE YES (Yakin Esok Sampai) yang menjanjikan uang kembali jika barang tidak sampai 1x 24 jam. Untuk tracking brang pun konsumen dapat melihat pada situs resmi JNE. nomer resi yang baru didapat konsumen dengan cepat terpampang dalam situ ini sehingga memudahkan konsumen untuk mengetahui keberadaan barangnya. JNE juga menawarkan untuk pengambilan barang yang akan dikirim. Hal ini memudahlan para seller online untuk mengirimkan barangnya. Keberadaan cabang-cabang kecil JNE pun mulai menjamur di negara ini sehingga JNE dapat melayani konsumen dengan fleksibel sesuai kebutuhan.

Dalam sistem informasi pengiriman barang pada JNE dengan menggunakan pendekatan COBIT yang terdiri dari 4 domain, yakni:

  1. Plan and Organized. JNE memiliki integrasi yang baik antara proses pengiriman dan implementasi IT dalam perusahaan sehingga proses pengiriman berjalan dengan baik. Perusahaan telah memiliki pengolaan terhadap prosedur yang ada untuk menjamin integritas dan konsistensi data 
  2. Acquire dan Implement. JNE melakukan pemeliharaan fungsi bisnis dan persyaratan teknis untuk tujuan bisnis. perusahaan telah memiliki prosedur keamanan aplikasi yang telah di implementasikan untuk memenuhi tujuan bisnis perusahaan. dan perusahaan juga melindungi ketersediaan sumber daya infrastruktur hardware dan software perusahaan. 
  3. Delivery dan Support. JNE telah menetapkan persetujuan pelayanan TI berdasarkan kebutuhan pelanggan dan kemampuan TI. prosedur tentang penyimpanan dan pengarsipan data telah diterapkan dengan baik oleh perusahaan.
  4. Monitor and Evaluate. JNE telah menerapkan langkah-langkah untuk pengawasan dalam mendefinisikan ruang lingkup, teknik, untuk mengukur solusi TI dan kontribusi Pi pada proses pengiriman perusahaan. perusahaan juga melakukan evaluasi kelengkapan dan efektivitas manajemen dan kebijakan pengendalian teknologi informasi oleh manajemen yang terkait.
Selain itu JNE juga menggunakan perangkat lunak (tool block) seperti Aplikasi my orion, microsoft office license, database oracle license, JNE chat room, software offline ongkir JNE, hardware yang digunakan untuk mempermudah konsumen mendapatkan data yang berhubungan dengan JNE. Namun saat ini terdapat masalah yang dihadapi JNE dalam sistem informasinya seperti belum memiliki infrastruktur yang menghubungkansecara langsung agen dengan data center sehingga tidak dapat menggunakan aplikasi utama yang digunakan untuk pertukaran data secara langsung ke data center yang ada dikantor pusat. Jika ingin mengirim data ke kantor pusat, cabang-cabang kecil harus mengirimkan terlebih dahulu kepada cabang utama yang berada dalam kota tersebut. Hal ini mengakibatkan proses bisnis berjalan lambat karena penundaan dalam pertukaran data. 


Sumber:
http://www.perpuskita.com/cbis/624/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pos_indonesia
http://arsyil.blogspot.com/2012/02/perbandingan-jasa-pengiriman-jne-vs.html
http://id.wikipedia.org/wiki/JNE
http://www.scribd.com/doc/113038599/BSI-Sistem-Informasi-Manajemen-Kel-3-Sistem-Analisa-Pt-JNE-Tiki-PDF
Felix dkk (2012). Evaluasi pengendalian sistem informasi pengiriman barang pada PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir. thesis. Jakarta: information system BINUS University

Tidak ada komentar:

Posting Komentar